Menyapih Dengan Benar

Terkadang Ibi-ibu mempunyai masalah dalam menyapih sibuah hati. Berikut ini saya berikan beberapa tips untuk menyapih:
  • Mulai bulan ke-23, cobalah kurangi frekuensi menyusui. Mulai dengan menjadwalkan menyusui, misalnya 6 kali dalam 24 jam. Pada minggu ke 2 bulan ke-23, sebanyak 4 kali, minggu berikutnya 2 kali, dan seterusnya hingga tidak sama sekali.
  • selama masa transisi, kenyangkan bayi dengan makanan semi padat sebelum diberikan ASI.
  • Jika bayi minta menyusui di luar jadwal, coba berikan minuman atau makanan lain.
  • Saat ia mengantuk atau rewel ingin menyusui, cobalah minta bantuan kepada anggota keluarga lain untuk menggendongnya.
  • Yang paling penting, menyapih jangan dipaksakan , karena akan melukai jiwa anak. Tidak harus berhenti pas 24 bulan. Lebih beberapa minggu, tidak akan memberikan efek negatif apapun.
Demikian beberapa tips, semoga dapat bermanfaat khususnya bagi Ibu-ibu yang akan menyapih sibuah hati tercinta.

Kiat membiasakan Anak Perempuan Berjilbab

Di bawah ini ada beberapa tips agar anak perempuan kita terbiasa mengenakan Jilbab, antara lain:
  • Pilih Jilbab Yang Lucu
  1. Jangan biasakan anak untuk tidak berpakaian atau berpakaian seadanya bahkan sejak masih bayi hanya karena alasan panas. Hal itu bisa kita siasati dengan sering mengganti pakaian atau popoknya.
  2. Kalau sudah bisa diajak keluar rumah atau jalan-jalan kenakan topi bayi sebagai permulaan.
  3. Kalau sudah agak besar, kurang lebih 4 atau 5 tahun, kenakan jilbab, paling tidak kalau mau meninggalkan rumah.
  4. Beritahu anak mana pakaian yang pantas atau cocok untuk dirumah dan mana yang bisa dipakai untuk meninggalkan rumah. Misalnya anak boleh mengenakan pakaian tanpa lengan dan tidak berjilbab di rumah saja.
  5. Pilihkan jilbab yang berbahan kaus atau yang menyerap keringat sehingga dapat mengurangi gatal dan panas pada saat beraktivitas.
  6. Pilikan jilbab yang modelnnya lucu serta pakaian dengan warna favorit anak sehingga dia suka memakainya. Pastikan pakaian itu menutup aurat dan tidak mengurangi ruang gerak anak.
  • Bergaul Dengan Pemakai Jilbab
  1. Orangtua atau orang sewasa di rumah memberi teladan dengan mengenakan jilbab lebih dulu.
  2. Memberi motivasi dan pemahaman mengenai keuntungan mengenakan jilbab. Misalnya terlindung dari terik matahari, meminimalkan godaan laki-laki iseng, dan insya Allah mendapat pahala dari Allah SWT.
  3. Menyediakan fasilitas pendukung yakni memilih jilbab dari bahan yang sejuk. Warna dan bentuk dipilih sesuai selera anak dengan ukuran yang sesuai sehingga tidak menghambat gerak anak.
  4. Mengajak anak berkreasi dengan membuat pin, boneka flanel kecil atau sulam sederhana yang bisa dipakai sebagai bros atau bandana. Selain anak menjadi kreatif dia akan senang karena jilbab kreasinya unik, berbeda dari yang lain.
  5. Mendorong anak bergaul dengan teman sebaya yang sudah mengenakan jilbab sehingga anak merasa tidak sendirian.
  6. Melibatkan orang dewasa lain seperti kerabat, guru bahkan khadimat di rumah untuk memberikan pujian dan sugesti positif atas usaha anak mengenakan jilbab.
  7. Jangan lupa berikan reward apabila anak mengenakan jilbab seperti pelukan hangat, dibuatkan kue kesukaan atau dibelikan buku mengenai kreasi jilbab bila anak sudah remaja.
Demikian sedikit tips, semoga yang sedikit ini memberi manfaat bagi keluarga kita, menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah. Amin !


sbr ummi

Hemat Dan Sehat Menggunakan Minyak Goreng

Minyak goreng akan memicu kolesterol tinggi jika digunakan lebih dari 3 kali dengan suhu tinggi dan waktu yang lama.

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan agar Anda bisa hemat minyak goreng sekaligus meminimalkan risiko kolesterol tinggi. Antara lain:

Mencuci bersih dan mengeringkan penggorengan dengan baik. Pastikan penggorengan tidak mengandung sabun atau detergen.

Meski sedikit sabun atau detergen akan menyebabkan terbentuknnya busa dan gelembung udara selama proses penggorengan. Hal ini akan mempercepat proses kerusakan minyak.

Keringkan atau tiriskan dengan baik produk pangan yang akan digoreng. Air yang berlebih akan mempercepat kerusakan minyak goreng.

Air juga bisa menyebabkan percikan minyak panas yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, bahkan kebakaran.

Untuk produk pangan beku, sebaiknya dilelehkan dan ditiriskan sebelum digoreng. Kecuali produk yang tidak mengandung air, misalnya kentang.

Pada proses memasak, panaskan minyak dulu sebelum memasukkan bahan. Ini akan mempercepat waktu bahan tercelup minyak sehingga mengurangi penyerapan minyak pada bahan.

Hindari menggunakan minyak yang telah digunakan secara berlebihan, suhu terlalu tinggi, waktu terlalu lama, dan dugunakan berulang-ulang.

Setelah mengoreng, dinginkan minyak . Setelah dingin,lakukan penyarungan dengan kain kasa bersih. Penyaringan berguna untuk menghilangkan sisa makanan yang gosong.

Simpan minyak goreng yang telah disaring pada tempat yang bersih. Letakkan di tempat yang gelap dan sejuk. Minyak yang dibiarkan terbuka akan terkontaminasi udara bebas sehingga mudah tengik.

Jika akan digunakan lagi, tanmbahkan sedikit minyak yang masih baru supaya jumplahnya mencukupi.


sbr,nyata
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x